PT NOK INDONESIA

5/03/2009 08.48.00 PM Posted In Edit This 0 Comments »
PT. NOK INDONESIA (NIN)
Jl. Sulawesi II Blok F-3 Cibitung, Bekasi

Deskripsi Perusahaan
NOK Corp. Japan merupakan produsen oil seal pertama di Jepang memiliki banyak anak perusahaan di berbagai negara seperti NAC di Singapura, Freudenberg&Co di Jerman dan NOK Freudenberrg di Amerika.
PT. NOK (Nippon Oilseal Kogyou) Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi Oil Seal, O-Ring, Gasket, Ultra Bush, Chain-tensioner dan Damper yang merupakan Spare Part otomotif.
PT. NOK Indonesia men-supply produk-produk tsb ke perusahaan2 otomotif lokal dan juga diekspor ke perusahaan-perusahaan otomotif mancanegara, tapi pada umunya dieksport ke NOK group yang berada di Thailand (TNC), Singapore NAC dan CORTECO.
PT. NOK Indonesia didirikan 27 Mei 1996 dengan Presiden Direktur pertama "Ryusaburo Kameya". Namun produksi baru dimulai bulan April 1997 dengan menghasilkan Nitrile (NBR) & Polyacrylate (ACM) Rubber Oil Seal sebagai produk awal. Pada bulan Juli tahun 1997 PT. NOK Indonesia mulai memproduksi Original Equipment Manufacturing (OEM) untuk memenuhi permintaan customer-customer lokal di Indonesia. September 1997 digelar Peresmian PT. NOK Indonesia.
PT. NOK Indonesia memperoleh izin eksport import pada bulan Februari tahun 1999 untuk memperluas pasar. Pada laporan keuangan akhir tahun Desember 1999 tercatat modal perusahaan berkembang dengan pesat, modal awal yang berjumlah US$ 4 juta bertambah US$ 6 juta sehingga total menjadi US $ 10 juta.
Juni 2000 mulai memproduksi item baru yaitu Ultra Bush untuk memenuhi permintaan konsumen. Kemudian 2001 memproduksi produk yang menggunakan Hydrogeneted Nitrile (HNBR) Rubber Gasket untuk memperbaiki kualitas produk. Seiring dengan tingginya kepercayaan konsumen maka maka pada bulan Desember 2001 laporan keuangan mencatat peningkatan jumlah sebesar US $ 4 juta sehingga total modal perusahaan menjadi US $ 14 juta. Februari 2002 PT. NOK Indonesia mulai mengoperasikan mesin 45L Kneader untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi bahan baku produk. Dan untuk mendapatkan pengakuan internasional.
Perusahaan selalu berusaha untuk memperbaiki sistem dan prosedur yang ada begitu juga mutu dengan dari produk. Maka di bulan April 2002 PT. NOK Indonesia berhasil memperoleh Sertifikasi QS 9000 (Quality System). Pertumbuhan usaha yang berhasil dicapai selama ini tidak lain merupakan hasil dari strategi dan kebijakan manajemen yang berwawasan jauh kedepan, ditunjang dengan kemampuan adaptasi dan daya serap terhadap dinamika lingkungan dan perkembangan dunia. Dan dikarenakan PT. NOK Indonesia senantiasa berusaha meningkatkan standar perusahaan maka Sertifikasi ISO 14001 (Environmental System) pada bulan Agustus 2004. Sertifikasi ISO/TS 16949:2002 dan pada bulan Agustus 2005 memperoleh ISO 14001:1996 surveillance audit & ISO 14001:2004 up grade pada bulan September. Pada bulan Mei 2006 PT. NOK Indonesia mulai memproduksi produk baru yaitu chaintensioner.
Visi dan Misi Perusahaan
PT. NOK Indonesia sebagai perusahaan manufaktur dan supplier oil seal dan komponen rubber molding untuk automotif dan non-automotif memiliki visi dan misi untuk menjadi yang terdepan dalam pemenuhan kepuasan pelanggan dengan tetap menjaga kualitas produk sebagai prioritas. Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut maka PT. NOK Indonesia memiliki 2 kebijakan utama sebagai landasannya.
1. Kebijakan Mutu (Quality Policy).
PT. NOK Indonesia bertekad untuk melakukan perbaikan yang berkesinambungan terhadap keefektifan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan persyaratan pelanggan dengan melakukan :
• Peningkatan Mutu
• Penurunan Biaya
• Pengiriman Tepat Waktu
2. Kebijakan Lingkungan (Environmental Policy).
PT. NOK Indonesia bertekad untuk mempertahankan kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan :
• Memenuhi peraturan dan persyaratan lain yang berkaitan dengan dengan lingkungan.
• Melatih dan memotivasi karyawan agar bekerja dengan peduli terhadap lingkungan.
• Mencegah polusi, mengurangi limbah dan menggunakan sumber daya secara efisien.
• Melakukan perbaikan berlelanjutan yang berkaitan dengan lingkungan.
Hasil Produksi dan Pemasaran
Produk
Sesuai dengan nama perusahaan, PT. NOK Indonesia adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi oil seal sebagai produk utama. Namun seiring dengan perkembangan perusahaan, PT. NOK Indonesia melakukan pengembangan sehingga dapat menghasilkan berbagai macam produk yang berkaitan dengan rubber molding. Beberapa produk utama PT. NOK Indonesia antara lain adalah :
a. Oil Seal
b. O-Ring/Square Ring, Gasket, rubber only
c. Ultra Bush
d. Chaintensioner
Pemasaran Produk
Sebagai anak perusahaan NOK Group Asia yang berada di Singapore, maka produk yang dihasilkan oleh PT. NOK Indonesia bertujuan untuk memenuhi permintaan dari perusahaan-perusahaan yang berada di dalam NOK Group Asia seperti NAC Singapore, Corteco Singapore dan NAB Indonesia serta perusahaan yang memiliki jaringan kerja dengan NOK Group seperti Thailand NOK Corp. (TNC).
Namun seiring dengan perkembangannya, sejak 1999 PT. NOK Indonesia juga men-supply permintaan perusahaan-perusahaan lokal. Hingga kini banyak perusahaan automotif lokal yang mempercayakan kebutuhan spare part yaitu oil seal pada PT. NOK Indonesia.
Adapun perbandingan antara penjualan lokal dengan penjualan ekspor untuk tahun 2006 dari PT. NOK Indonesia secara garis besar adalah 44% untuk penjualan lokal dan 56% adalah penjualan eksport. Secara umum, penjualan ke10 besar pelanggan PT. NOK Indonesia adalah sebagai berikut :
Customer Overseas
1. NAC Singapore (25%).
2. Corteco Singapore (14%)
3. Thailand NOK Corp. (5%).
Customer Local
1. PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (13%).
2. PT. FCC Indonesia (11%).
3. PT. Kayaba Indonesia (10%).
4. PT. Showa Indonesia Mfg. (6%).
5. PT. Astra Daihatsu Motor Indonesia (2%)
6. PT. Aisan Indonesia (2%)
7. PT. Denso Indonesia (2%)
8. Lain-lain (10%)

Lokasi Perusahaan dan Tata Letak Pabrik
Lokasi perusahaan merupakan salah satu hal utama pendirian suatu pabrik. Hal ini dikarenakan lokasi yang strategis dapat memberikan dukungan bagi tercapainya tujuan perusahaan secara umum. Oleh sebab itu dipilih MM2100 Cibitung yang merupakan salah satu kawasan industri yang berada di daerah Bekasi, yang berjarak 30 Km dari ibukota Jakarta. PT NOK Indonesia berdiri diatas lahan seluas 2 Ha dengan luas pabrik 1,2 Ha. Penempatan lokasi perusahaan ini didasarkan pada hasil studi kelayakan lokasi pabrik yang didasarkan pada beberapa aspek pertimbangan tertentu , yaitu antara lain aspek ekonomi, pemerintahan, pelanggan, supplier, dan transportasi.
Struktur Organisasi
Susunan organisasi (struktur organisasi) dapat didefinisikan sebagai suatu susunan dan hubungan antara komponen atau bagian-bagian dan posisi dalam suatu perusahaan. Dalam menjalankan suatu perusahaan, pelaksanaan organisasi perusahaan bisa dikatakan sebagai alat kontrol.
Organisasi dan manajemen merupakan hal penting dalam menentukan operasional pengelolaan perusahaan. Kedua hal diatas akan menentukan perkembangan dan masa depan perusahaan yang dikelola. Begitu pula di PT. NOK Indonesia untuk mencapai tujuan perusahaan diperlukan dukungan organisasi dan peran serta seluruh personel terkait.
PT. NOK Indonesia mempunyai struktur organisasi lini atau garis, dimana setiap karyawan bertanggung jawab terhadap atasan yang paling dekat dengannya. Demikian pula sebaliknya, setiap atasan mempunyai wewenang penuh untuk mengelolah karyawan yang berada dalam tanggung jawab di bawahnya. Perusahaan membuat struktur organisasi ini pada dasarnya mempunyai pengertian atau maksud sebagai berikut :
1. Cara manajemen merancang struktur formal
2. Bagaimana organisasi mengelompokkan kegiatan
3. Mengetahui hubungan antar fungsi, jabatan dan tugas karyawan.
4. Pembagian tugas dalam departemen-section untuk mendelegasikan tugas dan wewenang
Adapun susunan pimpinan perusahaan PT. NOK Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Presiden Direktur : H Yamashita.
2. Direktur : E. Taniyama.
3. Project Unit : H. Yamashita.
4. Administrasi Unit : E. Taniyama.
5. Personnel & GA Unit : H. Yamashita.
6. Sales Unit : Y. Yamamoto.
7. Production Unit : Mitsuo I.
8. Engineering Unit : - H. Yamashita.
- Tsugio Ujiie.
- K. Nakada
Tenaga Kerja
PT. NOK Indonesia berdasarkan data bulan Juni 2006 memiliki karyawan 829 orang. Karyawan dalam perusahaan ini berstatus swasta penuh dan dibagi menjadi :
1. Karyawan tetap.
2. Karyawan Part-time.
Dalam pekerjaan dibagi menjadi :
1. Karyawan Administrasi
2. Karyawan Operasional Pabrik
Departemen yang ada di PT.NOK Indonesia, Bekasi
• Personnel & General Affair Department
• Finance & Accounting Department
• System Department
• Production Planning Control Department
• Purchase Department
• Sales & Marketing Department
• Parts Production Department
• Production Department
• Plant Engineering Department
• Design Department
• QC Department
• Education Department
Mesin-mesin yang digunakan.
1. MESIN TRIMMING NR120
Mesin Trimming NR120
Proses Trimming adalah suatu proses pemotongan pada oil seal untuk membentuk bagian-bagian tertentu sesuai dengan spesifikasi trimming.
2. MESIN – MESIN UNTUK MEMPRODUKSI RUBBER
A. MESIN 45 lt KNEADER
Mesin 45 lt Kneader adalah mesin pencampur tertutup yang berfungsi untuk mencampur material compound melalui proses yang disebut mixing. Produk yang di hasilkan adalah CMB atau CSB.
B. MESIN FOOL PROOF TIMBANG
Mesin Fool Proof Timbang adalah mesin yang digunakan untuk menimbang material-material compound yang diperlukan dalam membuat CMB atau CSB. Dikatakan Fool Proof karena mesin timbang ini sudah menggunakan teknologi yang meminimalkan kesalahan dalam proses pemilihan material serta penimbangannya.
C. MESIN OPEN ROLL
Mesin Open Roll merupakan mesin pencampur terbuka yang berfungsi untuk mencampur vulkanising agent, meng-homogen-kan pencampuran material pembentuk compound serta membentuk sheet.
D. MESIN BLANKING
Mesin Blanking yang biasa disebut juga mesin extruder adalah mesin yang berfungsi untuk membentuk dan mencetak compound seperti bentuk (profil) barang karet yang akan dibuat. Produk yang dihasilkan adalah Rubber Blank.
Contoh: Mesin BARWELL dan KANSAI
E. MESIN SHARING
Mesin Sharing merupakan mesin yang berfungsi untuk memotong compound sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan hasil potongannya tersebut dinamakan Rubber Sharing atau Rubber Sheet.
F. MESIN BATCH OFF
Mesin Batch Off merupakan mesin yang digunakan untuk mendinginkan compound, baik CMB maupun CSB yang dihasilkan dari proses mixing. Gunanya pendinginan adalah untuk mencegah terjadinya scorching pada compound tersebut.
G. MESIN COOLING CONVEYOR
Mesin Cooling Conveyor fungsinya sama dengan mesin Batch Off yaitu untuk mendinginkan,cooling conveyor digunakan untuk mendinginkan rubber blank hasil dari proses blanking. Selain untuk menghindari scorching juga untuk menghindari melekatnya rubber blank yang satu dengan yang lainnya.
H. MESIN PRODUKSI GARTER SPRING
Untuk memproduksi garter spring, di PT. NOK Indonesia menggunakan 2 jenis mesin, yaitu mesin Coiling dan mesin Joining. Ada 2 merk yang dimiliki, WAFIOS dan HTC, sesuai dengan fungsinya biasa disebut, mesin Wafios Coiling, mesin Wafios Joining, mesin HTC Coiling, dan mesin HTC Joining.
Mesin-mesin tersebut diatas merupakan mesin yang bekerja secara otomatis, dimana untuk mendapatkan garter spring cukup dengan melakukan setup ukuran atau dimensi spring sesuai dengan yang diinginkan maka secara otomatis mesin-mesin tersebut akan membuat spring secara terus menerus. Di PT. NOK Indonesia juga memiliki mesin pembuat spring yang dijalankan secara manual, yaitu mesin Hand Winding
I. MESIN COILING
Mesin HTC Coiling dan Wafios Coiling digunakan untuk memproduksi kawat (wire) menjadi spring
Typology 1
PT. NOK INDONESIA yang merupakan perusahaan yang memproduksi Oil seal, tergolong perusahaan yang menganut Typology Job shop. Hal ini terlihat jelas dari :
1. Hal ini terlihat jelas dimana masing-masing part yang menyusun suatu oil seal diproduksi terlebih dahulu pada masing-masing section. Kemudian setelah itu baru dilakukan perakitan di bagian produksi.
2. Selain itu juga telihat dari pengelompokkan mesin-mesin dalam memproduksi oilseal.
3. Terlihat dari banyaknya variasi produk yang dibuat oleh PT.NOK Indonesia.
Typology 2
PT.NOK INDONESIA merupakan salah satu yang menganut salah satu perusahaan yang menganut Typology Engineer to Order. Hal ini terlihat jelas dari adanya customer yang meminta untuk dibuatkan design oilseal untuk produk mereka dan pembuatan langsung order dari customer agar tidak terjadi past due.
TApi ada banyak yg kurang nih...
Mana warehouse-nya, metalcase-nya, bonding-nya, and artis DOCK AUDIT-nyah
(di-Forward dari sumber terpercaya)

0 komentar: